memaknai gejala dan fenomenaTiap-tiap perubahan akan memiliki tanda-tanda atau gejala yang mengawalinya. Seperti pada penjelasan sebelumnya, bahwa yang berkembang pada setiap perubahan adalah gejala dari perubahan tersebut.

Perubahan iklim misalnya, yang kini tengah terjadi di beberapa belahan bumi. Memiliki gejala-gejala yang dapat diindera dan gejala-gejala tersebut umum-nya menjadi awalan bagi perubahan-perubahan selan-jutnya. Atau dengan kata lain gejala mengawali per-ubahan yang lebih mendasar setelahnya.

Kemudian, ketika melihat seseorang manusia berubah dalam perilaku, maka kita akan mendapati apa-apa perbedaan  yang perlahan demi perlahan semakin memperlihatkan perubahan. Perbedaan demi perbedaan yang terjadi dan nampak dan dapat di indera merupa-kan gejala dari sebuah perubahan. Begitu halnya dengan perubahan-perubahan dalam skala lainnya.

Lalu apa perbedaan gejala dengan fenomena? Menurut bahasa fenomena berasal dari bahasa Yunani phainomenon, yang dalam bahasa Indonesia bisa berarti  “apa yang terlihat”, “hal-hal yang dapat disaksikan dengan pancaindera dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilimiah. Dengan demikian fenomena adalah hasil akhir dari beberapa gejala-gejala yang telah terjadi. Fenomena adalah bentuk akhir dari sekian gejala-gejala yang berlangsung. Misalnya ada teman kita yang meng-alami perubahan perilaku menjadi lebih religius, dari yang tidak pernah shalat berjamaah akhirnya setiap hari ia tekun datang ke masjid untuk shalat berjama’ah. Perubahan perilaku berupa tekun shalat berjama’ah ini adalah sebuah fenomena perubahan.

Dan fenomena ini dapat dilihat dari gejala-gejala berupa intensitas yang berulang, dari awalnya tidak pernah, menjadi pernah, kemudian menjadi berulang, dan menjadi terus setiap hari datang ke masjid. Ketika gejala-gejala kita potret dengan lengkap, baru saat itu kita bisa menjelaskan fenomena sesungguhnya yang terjadi. Artinya dalam melihat, menilai dan menjelaskan sebuah fenomena, kita perlu memotret gejala-gejala secara utuh dan integral hingga menghasilkan kesimpulan yang dapat dipertang-gungjawabkan nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *