Keselarasan Kehendak Allah dan Manusia dalam Perubahan – Kata-kata wa idza aradallahu bi qaumin suu an (dan apabila Allah menghendaki keburukan kepada suatu kaum) menunjukkan penegasan Allah agar manusia mempertemukan keinginannya dengan keinginan Allah. Artinya setiap cita-cita dan upaya perubahan hendaknya mengacu kepada hukum perubahan dan jalan kehidupan yang digariskan oleh Allah.

Selain itu, maka upaya perubahan tidak akan menghasilkan apapun, kecuali kerusakan demi kerusakan. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran surat An-Nur ayat 24-55. Ungkap-an di akhir surat Ar-Ra’d ayat: 11 (Dan apabila Allah meng-hendaki keburukan kepada suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya) menegaskan bahwa bangsa-bangsa yang mengelola perubahan tidak dengan minhaj at-taghyir ar-Rabbani (metode perubahan yang bersifat ke-Tuhanan), maka mereka akan mengalami kehancuran dahsyat yang sulit untuk bangkit kembali

Jenderal veteran Amerika Serikat, Hamilton Howze (1992), dalam bukunya “The Tragic Descent America in 2020” yang berisi pengamatannya terhadap kondisi politik, ekonomi, dan sosial masyarakat AS yang kian porak poranda, meramalkan secara ilmiah bahwa peradaban Amerika akan mengalami kehancuran hebat pada tahun 2020 karena mereka telah melesat dari moralitas yang bisa menjaganya. Mudah-mudahan kita termasuk dalam barisan perubahan yang akan membangkitkan Indonesia, menuju terwujudnya Indonesia yang lebih baik dan bermatabat serta penyebar rahmat bagi alam semesta

Konsultan Kepemimpinan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *