Ketika kesadaran diri sudah terbangun maka berikutnya kita harus mempunyai kapasitas dan ke-mampuan diri. Kapasitas dan kemampuan diri inilah yang akan menjadi energi pendorong perubahan, dengan keduanya perubahan akan semakin cepat terakselerasi. Seorang yang ingin melakukan perubahan baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain harus mempunyai kapasitas dan kemampuan diri yang memadai, apalagi dengan adanya tantangan sekaligus tuntutan di dunia sekarang ini.

Membangun kapasitas dan kemampuan diri juga berdasarkan pengetahuan dan wawasan kita, sehingga pengetahuan dan wawasan kita harus dikembangkan baik dalam hal agama maupun pengetahuan lainnya. Ilmu yang sudah diemban ini kemudian akan memun-culkan kapasitas seseorang. Oleh karena itu terus belajar merupakan sebuah konsekuensi logis dari kesadaran diri. Tak hanya dalam hal yang ilmiah namun juga dalam hal-hal yang practicle.

Kapasitas ini juga ditumbuhkan sedikit demi sedikit, layaknya sebuah bibit yang  baru ditanam, setiap hari disirami hingga Ia tumbuh, menjadi tunas, kemudian batangnya mulai terlihat, jadilah tanaman kecil yang mungil, namun semakin lama Ia akan semakin membesar, kuat dan kokoh. Maka untuk mempunyai kapasitas yang kuat dan kokoh kita juga harus melalui proses panjang dan perlahan.

Seorang pemimpin memang dimulai dari bawah dan harus banyak belajar, tidak pernah lelah untuk menggali ilmu serta memiliki wadah atau institusi untuk belajar secara profesional. Daya belajar yang kuat ini yang juga akan melatih kapasitas dan kemampuan diri yang akan menjadi modal bagi sebuah perubahan.

Artikel Berikutnya : Rekonstruksi Nilai, Sikap, Pengetahuan dan Orientasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *