Pada dasarnya Prophetic Leadership adalah kepemimpinan yang membebaskan penghambaan kepada manusia hanya kepada Allah semata. Prophetic Leadership dapat kita pelajari dari para nabi dalam Al Quran.

Mengetahui apa itu Prophetic Leadership, kita tidak hanya mempelajari ABU SEJARAH keberhasilan para nabi dalam menjadi pemimpin saja, namun API SEJARAH kepemimpinan para nabilah yang harus kita dapat dan kita terapkan dalam proses membangun pribadi kita masing-masing, dan tentunya untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Lalu apa bedanya dengan kepemimpinan pada umumnya? Tentunya setiap konsep kepemimpinan memiliki kriteria masing-masing. Prophetic Leadership sendiri memiliki kriteria, dimana suatu kepemimpinan dapat disebut sebagai Prophetic Leadership bila kepemimpinan itu mengusung 6 kriteria. Enam kriteria ini didasarkan pada pemahaman Al Quran surah Ali Imran ayat 110.

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.”

Nah simak terus penjelasan apa saja kriteria Prophetic Leadership esok hari di channel ini.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *